KERJA LEMBUR

 

  1. PENGERTIAN
  2. Kerja lembur adalah pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan, atas dasar perintah atasan, yang melebihi jam kerja biasa pada hari-hari kerja, atau pekerjaan yang dilakukan pada hari istirahat mingguan karyawan atau hari libur resmi.

  3. APLIKASI
  4. Peraturan Ini berlaku untuk semua karyawan golongan I - III

  5. PRINSIP KERJA LEMBUR

Prinsip kerja lembur pada dasatnya bersifat sukarela, kecuali dalam kondisi tertentu pekerjaan harus segera diselesaikan untuk kepentingan perusahaan.

TARIF UPAH LEMBUR

Perhitungan jam kerja lembur dan tarif upah lembur mengacu pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. KEP-72/MEN/1984, dengan rumusan:

  1. Tarif upah lembur:
    1/173 x Gaji Pokok
  1. Perhitungan lembur dilakukan pada hari kerja biasa:
    1. Untuk jam pertama adalah 1,5 kali TUL.
    2. Untuk jam-jam berikutnya adalah sebesar 2 kali TUL.
    3. Lebih dari jam 19.30 WIB akan mendapatkan 1 kali tunjangan makan.
    4. Lebih dari jam 22.30 WIB akan mendapatkan 1 kali tunjangan transport.
  1. Perhitungan lembur dilakukan pada hari istirahat mingguan atau hari raya resmi:
    1. Untuk setiap jam dalam batas waktu 7 (tujuh) jam pertama adalah sebesar dua kali TUL.
    2. Untuk jam ke 8 (delapan) sebesar 3 kali TUL.
    3. Untuk jam ke 9 (sembilan) dan seterusnya adalah sebesar empat kali TUL.
  1. Pekerjaan lembur kurang dari (setengah) jam sehari tidak diperhitungkan dengan upah lembur.
  1. Ketentuan upah lembur hanya berlaku untuk karyawan dengan golongan I-III atau dinyatakan lain dalam perjanjian kerja.
  1. Untuk karyawan shift, bilamana hari tugasnya jatuh pada hari libur resmi (raya), maka jam kerja pada hari tersebut dihitung sebagai kerja lembur, dan perhitungan upah lemburnya mempergunakan perhitungan jam lembur hari raya.

  1. TUNJANGAN MAKAN DAN TRANSPORT UNTUK KERJA LEMBUR
  1. Hari Kerja Biasa 
  2. Bila pekerjaan lembur dilakukan melewati jam 19.30 WIB, bila tidak disediakan makan oleh Perusahaan akan diberikan tunjangan makan yang besarnya ditetapkan oleh Perusahaan.

  3. Hari Libur / Raya

Karyawan yang melakukan pekerjaan lembur pada hari istirahat minguan atau hari libur resm i/hari raya akan mendapat tunjangan transport sesuai dengan ketentuan hari kerja biasa ditambah tunjangan makan jika lembur yang dijalani telah melewati 3 (tiga) jam kerja.

Tunjangan transport tidak berlaku bagi karyawan yang mendapat fasilitas kendaraan, sebagai kebijakan Perusahaan dapat mempertimbangkan mengganti biaya transport (mis: tol, uang parkir dll) sesuai dengan biaya sebenarnya yang dikeluarkan oleh karyawan untuk keperluan lembur tersebut.

Bila pekerjaan lembur dilakukan melewati jam 19.30 WIB, bila tidak disediakan makan oleh Perusahaan akan mendapat tunjangan makan sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Perusahaan.

  1. ADMINISTRASI

Karyawan yang akan melakukan kerja lembur harus atas permintaan atasan atau mendapat persetujuan dari atasan karyawan yang bersangkutan, yang dinyatakan dalam Surat Perintah Kerja Lembur.

SPKL yang sudah ditanda tangani oleh atasan yang bersangkutan diserahkan ke bagian HRD, untuk dibuatkan perhitungan dan pembayarannya.
Pembayaran upah lembur dilakukan bersama sama dalam gaji bulan berikutnya.